Arab – Kunci untuk Memahami Al-Qur’an

Kita semua merasa tersentuh ketika kita membuka terjemahan yang baik dari makna Al Qur’an dan kita merenungkan dan bertanya-tanya pada keindahan kata-kata dan makna mendalam di dalamnya. Namun kenyataannya kita hanya melihat sekilas harta nyata bahwa Al-Qur’an adalah. Bayangkan bagaimana perasaan Anda jika Anda bisa memahami kata-kata Allah dalam bentuk di mana mereka diturunkan dan tidak hanya bergantung pada terjemahan dari makna dalam bahasa Inggris. Bayangkan kekuatan kata-kata dan keterusterangan dari pesan itu! Potensi itu akan luar biasa! Al Qur’an adalah firman Allah; sebuah pesan langsung dari Allah kepada kita ciptaan-Nya dan Allah memilih bahasa Arab sebagai bahasa dari pesan ini cara cepat baca alquran.

Sesungguhnya Allah memberi tahu kita ini dalam Al-Qur’an yang menekankan kepada kita bahwa untuk memahami pesan dalam bentuknya yang lebih lengkap orang harus memahami bahasa: “Sesungguhnya kami telah menurunkannya sebagai Al Qur’an bahasa Arab, supaya kamu mengerti” ( Yusuf: 2) “Dan oleh karena itu kami telah mengilhami kepada Anda sebuah Alquran Arab sehingga Anda dapat memperingatkan ibu kota dan sekitarnya” (ash-Shura: 7) bahasa Arab dan pesan Al-Qur’an tidak dapat dipisahkan dan para penerjemah selama berabad-abad telah mencoba untuk menyampaikan kepada orang-orang yang berbahasa non-Arab tentang keindahan makna Al-Qur’an tetapi selalu menyebutnya ‘Terjemahan dari arti Al-Qur’an’, menekankan fakta bahwa Al Qur’an ‘Terjemahan langsung an tidak mungkin, karena begitu banyak potensi dan kemegahan kata-kata dan maknanya yang terkait erat dengan bahasa Arab hilang dalam bahasa Inggris atau bahasa lainnya. Bahkan untuk menghargai keindahan puitis Qur’an seseorang perlu memiliki pemahaman bahasa Arab. Ingat bahwa untuk orang-orang Arab di zaman Nabi (sallallahu ‘alayhi wassalam), yang menguasai kefasihan dan puisi, kata-kata Al-Qur’an itu sendiri sangat unik dibandingkan dengan puisi yang paling fasih dari mereka, bahwa banyak datang ke Islam mengakui bahwa Al-Qur’an tidak bisa menjadi karya bahkan penyair manusia terbaik, melainkan hanya bisa datang dari Allah. Bahasa itu sendiri adalah salah satu keajaiban Al Qur’an. Allah menantang manusia: “Dan jika kamu ragu tentang apa yang telah kami utus kepada hamba kami, maka buatlah satu pasal seperti itu dan panggil saksimu selain Allah jika kamu jujur.

Tetapi jika kamu tidak melakukannya, dan kamu tidak akan pernah bisa lakukan itu, maka takut akan Api yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, disiapkan untuk orang-orang kafir “(al-Baqarah: 23-24) Pelestarian Bahasa Arab Bahasa biasanya berkembang. Lihat saja perbedaan antara bahasa Inggris Shakespeare dan bahasa Inggris modern. Dalam banyak hal mereka tampak seperti dua bahasa yang berbeda dan seorang pria dari Inggris pada zaman Shakespeare dan seorang pria dari Inggris modern akan merasa sangat sulit untuk berkomunikasi! Tetapi bahasa Arab bukan hanya ‘bahasa’. Inilah sebabnya mengapa Sahabat dan generasi awal Muslim berusaha untuk melestarikan bahasa Arab klasik. Itu Ali (radi allaahu ‘anhu) yang memperhatikan pada lidah beberapa orang Arab sedikit perubahan dalam dialek dan memerintahkan untuk aturan tata bahasa Arab untuk dicatat dalam bentuk universal. Dia tahu bahwa pelestarian bahasa Arab adalah bagian dari pelestarian Islam itu sendiri. Bahasa Arab menyatukan negara-negara Muslim saat menyebar ke setiap tanah yang memeluk Islam. Inilah sebabnya mengapa terlihat bahwa masyarakat Muslim yang tidak tahu bahasa Arab pada umumnya kurang memiliki pengetahuan tentang Islam. Ketidaktahuan ini pada gilirannya membuat mereka lebih mudah tersesat dari jalan lurus. Musuh-musuh Islam tahu ini dan telah bekerja keras untuk menghancurkan Muslim dari bahasa Arab dan Al-Qur’an. Selama pendudukan Prancis di Aljazair, pemerintah Perancis disarankan:

“Kami tidak akan pernah bisa mengalahkan Aljazair selama mereka membaca Al-Qur’an dan berbicara bahasa Arab. Karena itu kami harus menghapus Alquran Arab dari tengah-tengah mereka dan menghapuskan bahasa Arab dari lidah mereka. ” Dan sayangnya inilah yang disebut pemimpin sekuler Turki, Kamal Ataturk, yang menghapuskan kekhalifahan Islam. Dia memerintahkan agar Al Qur’an dibacakan dalam bahasa Turki, bahkan dalam doa dan mengubah bahasa Turki yang digunakan untuk ditulis dalam bahasa Arab ke dalam alfabet Latin. Hari ini Anda akan menemukan bahwa meskipun orang-orang Arab di seluruh dunia sayangnya memiliki dialek bahasa sehari-hari yang berbeda, mereka masih diajarkan Bahasa Arab Klasik di sekolah mereka dan Bahasa Arab Klasik adalah bahasa Arab tertulis standar di setiap surat kabar dan buku berbahasa Arab. Jadi itu telah diawetkan oleh Allah sebagaimana yang dijanjikan dalam Al Qur’an: “Sesungguhnya kami telah menurunkan Pengingat dan tentunya kami akan melestarikannya.”

(al-Hijr: 9) Prioritas bagi kita semua Para sarjana sepanjang masa, dari para sahabat sampai hari ini, mendorong umat untuk mempelajari bahasa Arab. Ubay bin Ka’b (radi allaahu ‘anhu) berkata, “Ajarkan bahasa Arab seperti yang Anda ajarkan memorisasi Al Qur’an!”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published.